Cari Dokter

Berita

22/09/2020

“Asalkan Dapur Tetap Mengepul,” Bergaji di Bawah UMP, 420 Karyawan RSUD Bulukumba Diusul Dapat BLT

Humas RSUD BLK, – Tidak semua pegawai di rumah sakit bergaji tinggi. Empat ratus dua puluh karyawan RSUD H Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba ini contohnya.

Selama ini gaji mereka masih di bawah Upah Minimun Provinsi (UMP) Rp2,8 juta. Mereka diberi upah berdasarkan pendapatan yang diperoleh rumah sakit.

Wadir Direktur Penunjang dan SDM RSUD Bulukumba, H Alwi bilang, pendapatan rumah sakit turun hingga di bawah 50 persen seama pandemi Covid-19. Manajemen tidak tinggal diam. Tetap berusaha menggaji karyawannya secara layak. Tidak mengambil opsi merumahkan mereka seperti yang dilakukan beberapa rumah sakit lainnya.

“Kalau sedikit pendapatan, itu mi juga yang dibagi rata. Asalkan dapur tetap mengepul,” ujar H Alwi.

Posted in Berita by PKRS
21/09/2020

Komite PPI RSUD Bulukumba Ajak Pengunjung dan Pasien Cuci Tangan yang Benar

Humas RSUD BLK, – Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Sulawesi Selatan. Ajak pengunjung dan pasien rumah sakit cara cuci tangan yang baik dan benar. “Kebersihan tangan ini menjadi penting, sebab banyak bersentuhan dengan benda apapun,” kata sekretaris komite PPI RSUD Bulukumba, Rahmawati. Dikatakannya pula, bahwa terkadang kita lupa untuk mencuci tangan sebelum melakukan aktivitas, seperti makan dan menyentuh wajah. Sehingga bakteri maupun virus yang melekat ditangan terhirup dan masuk kedalam tubuh sehingga dapat menjadi sumber penyakit. Olehnya itu, Ama menyarankan untuk sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, baik sebelum maupun sesudah melakukan aktivitas. Terlebih setelah menyentuh benda yang rawan dipegang banyak orang, seperti gagang pintu, tombol lift, tangga, meja dan lain-lai

Posted in Berita by PKRS
19/09/2020

Tingkatkan Imunitas, Sejumlah Pegawai RSUD Bulukumba Senam Sehat

Humas RSUD BLK, – Walau ditengah pandemi covid-19 kita dituntut untuk tetap beraktivitas, tentunya diperlukan tingkat ketahanan tubuh ataupun sistem imunitas yang kuat demi untuk menunjang serta menjaga stamina tetap bugar dan fit. Paham akan pentingnya hal tersebut, membuat sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, rutin melakukan senam sehat disetiap pekannya. “Olahraga itu baik, agar tubuh tambah fit,” kata Fatmawati peserta senam yang juga pegawai RSUD Bulukumba. Apalagi menurutnya ditengah pandemi covid 19 tentunya daya tahan tubuh sangatlah penting agar tidak mudah terserang penyakit. Selain rutin berolah raga, sambung Fatma juga harus ditunjang dengan pola makan makanan yang bergizi serta istirahat yang cukup yakni 7 sampai 8 jam perhari. Ia juga mengatakan, bahwa kegiatan
Posted in Berita by PKRS
15/09/2020

Komite PPI RSUD: Masih Banyak Pengunjung Jarang Cuci Tangan dan Salah Dalam Penggunaan Masker

Humas RSUD BLK, – Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, menyoroti soal masih banyaknya pengunjung maupun pasien rumah sakit yang jarang bahkan salah dalam melakukan cuci tangan yang baik dan benar, selain itu juga penggunaan masker yang kurang tepat. Rumah sakit telah menyiapkan sarana dan fasilitas cuci tangan dihampir seluruh ruangan silahkan itu digunakan. Sebab tangan itu rentang terkontaminasi dengan bakteri dan virus. “Kita tidak tahu apa yang kita pegang itu bersih atau tidak,” ungkap Hasriani, Selain itu, dalam menggunakan masker harus tepat, yakni dapat menutupi hidung, mulut dan sebagian wajah. Selain itu, usahakan jangan pernah menyentuh bagian depan masker karena bisa saja ada virus maupun bakteri yang tertahan disana “Dan yang terpenting juga ialah jangan menurunkan masker ke bagian leher, itu sangat tidak

Posted in Berita by PKRS
15/09/2020

Kolaborasi PKRS dan PPI RSUD Bulukumba Penyuluhan Adaptasi Kebiasaan Baru

Humas RSUD BLK, – Era New Normal bukan berarti semuanya sudah aman dari virus korona. Melainkan, new normal melatih kita dan membiasakan diri untuk masuk pada dimensi sikap dan pergaulan sosial yang baru dengan kata lain yakni adaptasi kebiasaan baru. Mungkin banyak yang bertanya, apa sih yang dimaksud dengan adaptasi kebiasaan baru itu? Secara sederhana adaptasi kebiasaan baru merupakan cara kita dalam merubah perilaku, baik itu gaya hidup dan kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan. Sebagai contoh agar mudah dimengerti, sebelum adanya pandemi covid-19 atau virus korona mungkin diantara kita masih banyak yang belum patuh menggunakan masker, jarang cuci tangan dan tidak menghiraukan menjaga jarak. Setelah pandemi ini muncul, maka seluruh aspek kehidupan sosial dan aktivitas keseharian harus berpedoman pada protokol kesehatan, yakni kemana-mana harus gunakan masker, rajin cuci tangan dan jag

Posted in Berita by PKRS